0


Deli Serdang , tv Intelijen News.com
-Kinerja Kepala Inspektorat Kabupaten Deli Serdang "H.EN" terkesan bobok, hingga masalah dugaan kerugian keuangan daerah semakin menjamur di Pemkab Deli Serdang.

Berbagai masalah dugaan korupsi itu sudah berjalan beberapa tahun lamanya tanpa ada pengawasan berarti dari pihak Inspektorat. Hal ini menjadi perhatian insan Pers dan sekelompok penggiat anti korupsi.

Menyikapi permasalahan dugaan korupsi di Pemkab Deli Serdang itu,  awak media mencoba mengirimkan surat konfirmasi tertulis pada Kepala Inspektorat Pemkab Deli Serdang ditanggal 16 April 2026 yang diterima oleh Irban II.

Surat konfirmasi media pun ditanggapi Kepala Inspektorat Deli Serdang "H.Edwin Nasution" dengan meminta melalui pesan whatshap agar awak media berkenan datang kekantor Inspektorat Pemkab Deli Serdang tanggal 17 April 2026 jam 9:30 wib untuk menjelaskan segala permasalahan dugaan korupsi yang merugikan keuangan daerah itu (16/4).

Namun bukan pelayanan baik didapat awak media dari undangan Kepala Inspektorat tetapi sikap arogan yang tidak punya etika dan malah Kepala Inspektorat mencoba memancing ricuh dikantornya dan tidak memberikan kesempatan buat awak media untuk menyampaikan segala permasalahan isi LKPD Pemkab Deli Serdang itu. Hal ini pun sempat direkam TIM dan berujung dengan mengakhiri pertemuan itu (17/4).

Komentar salah seorang penggiat anti korupsi "S.Tambunan" yang saat ikut hadir dalam pertemuan merasa aneh dan terkejut dengan sikap arogan atas pelayanan pihak Inspektorat Pemkab Deli Serdang itu.

Dimana "S.Tambunan" mengetahui bahwa kehadiran awak media bersama TIM merupakan undangan Kelapa Inspektorat "H.Edwin Nasution" yang dikirimkan melalui pesan whatshap untuk hadir dikantornya dalam membahas kinerja pengawasan pihak Inspektorat terkait data Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Pemkab Deli Serdang itu (17/4).

Sikap Kepala Inspektorat Pemkab Deli Serdang ini pun menjadi perbincangan Insan Pers sebab "H.Edwin Nasution" selalu berikan jawaban pesan whatshap dengan caption bergambar Gubernur Sumatera Utara, hingga sikap tidak terpuji ini bagai memunculkan kesan diduga berkaitan dengan kedekatan keluarga atau semarga dengan Gubernur Sumut itu.

Tidak puas dengan memuncukan caption gambar sosok Gubernur, Kepala Inspektorat Pemkab Deli Serdang itu pun menambah dengan balasan pesan whatshap dengan bentuk dugaan intimidasi bahwa suami dari Iban II bertugas di satuan Reskrim.

Hal ini dinilai sebagai bentuk pengalihan topik agar awak media tidak fokus pada kinerja bobrok Kepala Inspektorat juga pernah menjabat sebagai mantan Plt Kaban Pendapatan Pemkab Deli Serdang yang saat ini masalahnya sudah dalam proses penyelidikan dugaan korupsi di Kejaksaan Negeri Deli Serdang.(Jufril Siahaan).

Posting Komentar

Top