Puasa bukan sekedar menahan lapar dan dahaga, bukan sekedar tidak makan dan tidak minum...tapi puasa artinya adalah menahan diri dari hal hal yang membatalkan dan merusakkan nilai2 atau.pahala puasa itu...
Nabi Muhammad Saw bersabda " ,
رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ
“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thabroni)
Karna puasa itu adalah mengendalikan diri baik itu mulut, mata, hidung telinga, tangan, kaki bahkan di era modren dan digital ini, Status dan Komen si media Sosial baik di Facebook, instagram, WA, tiktok dll harus di kendalikan, jangan sampai statusnya berisi fitnah, ghibah, nanimah, cacian, makian dan hal hal yang menggangu atau menyakiti orang lain, hal ini di sampaikan Ustadz Muslim istiqomah,SSQ,C.TP Saat Tausiyah malam Ramadhan ke 3 di Masjid Al Akbar Perumahan Griya Aira Kota Tebing Tinggi,
Nah jika hal itu bisa kita jaga,.maka puasa kita akan bernilai pahala, akan tetapi jika hal hal tersebut tidak bisa kita jaga,.maka puasa yang kita lakukan tidak bernilai pahala, tapi sia sia bahkan menjadi Dosa yang luarbiasa, naudzubillahi mindzaalik...
Oleh karna itu mari kita jaga mulut, mata, hidung, telinga, tangan, kaki , status dan komen kita dari hal hal yang sia sia bahkan menjurus ke dosa..
Kemudian untuk menjadikan puasa kita Sah dan bernilai pahala, mari kita isi dengan memperbanyak amalan amalan sunnah, Seprti sholat sholat sunnah, membaca Qur'an, zikir, Sholat, sedekah dan berbuat baik kepada siapa saja...maka jika demikian puasa kita akan benar benar menjadikan diri kita sebagai orang orang yang bertaqwa sebagaimana target akhir dari pelaksanaan puasa itu yaitu La'allakum tattaquun : menjadi orang orang yang bertqwa ( QS Albaqorah 183), tutup beliau.(Red).

Posting Komentar