Lampung Selatan, tv intelijen news.com - Dana Desa bisa dimanfaatkan untuk perbaikan gizi, penurunan stunting hingga penanganan penderita gizi buruk pada balita. Pertumbuhan bayi yang baik dan sehat menentukan kualitas generasi dimasa depan. Sabtu 4 November 2023.
Tapi Kades Baktirasa terkesan mengabaikan prihal itu, Terbukti dengan adanya Laporan bayi gizi buruk / Stunting yang masuk ke desa Baktirasa, tapi pemdes Baktirasa diduga telah mengabaikan laporan dari warga tersebut.
Kurang lebih satu bulan yang lalu telah lahir bayi gizi buruk dari pasangan suami istri Mustopa 37 tahun dan Rina Herdiana 33 tahun
Warga dusun Karang jaya RT 001 RW 004 Desa Baktirasa Sragi Lampung Selatan.
Ferdiansyah Putra, bayi yang terlahir dan masuk katagori gizi buruk dari Rina Herdiana kurang lebih 35 hari yang lalu ahirnya tidak tertolong karena kurangnya penanganan dari pihak kesehatan wilayah setempat.
Seharusnya kepala Desa menyadari dan memahami bahwa berdasarkan pertimbangan sebagai mana dimaksud dalam huruf a.
Huruf b. dan huruf c. Perlu menetapkan peraturan bupati tentang peran desa dalam pencegahan dan penurunan Stunting terintegrasi.
Parahnya lagi , Pemdes Baktirasa sama sekali tidak meresvon dan menanggapi laporan dan keluhan Mustopa,
Patut diduga pemdes Baktirasa telah berlaku sewenang wenang dan mengabaikan warganya sendiri.
Saat awak media mengunjungi kediaman nya,
Mustopa mengatakan bahwa tidak ada satu pun dari pemdes atau dari dinas kesehatan Sragi yang mempedulikan nasib anaknya ,
Bahkan hingga bayi malang itu meninggal pun,
Pemdes Baktirasa atau jajaran nya sama sekali tidak ada yang mengunjungi walau sekedar melayat , Dan sampai berita ini kami tayangkan tetap tidak ada perhatian dari pemdes Baktirasa.
Padahal kita semua tau pemerintah pusat begitu besar menggelontorkan dana untuk kesehatan termasuk Stunting,
Pengembangan sumber daya manusia (SDM) ini harus terus dioptimalkan sedini mungkin karena Indonesia akan memiliki bonus demografi yang puncaknya pada 2030-2035.
Penasihat Dewan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Lilik Umi Nashriyah menegaskan hal tersebut dalam sosialisasi percepatan penurunan stunting tingkat desa di Lampung Selatan pada tanggal 7 bulan Maret yang lalu .
PDTT Juga meminta kepala desa sebagai nahkoda pembangunan di tingkat desa untuk tidak lengah dan terus memperbaiki serta mengatur kualitas gizi pada ibu hamil di desanya. Langkah ini bisa dilakukan dengan penurunan stunting menggunakan dana desa.
( Ahmad Soleh )

Posting Komentar