Langkat, tv Intelijen News.com - Gerah dengan maraknya peredaran gelap narkotika yang kian merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, warga Kabupaten Langkat secara terbuka mendesak Kapolri untuk segera mencopot AKBP Hannry P.H. Tambunan dari jabatannya sebagai Kapolres Langkat. Desakan keras ini mencuat seiring dengan masifnya pembersihan internal yang tengah digalakkan Mabes Polri, yang dinilai belum menyentuh akar permasalahan di wilayah hukum Sumatra Utara tersebut. Senin (12/10/2026).
Di tengah jerit ketakutan para ibu rumah tangga dan rusaknya masa depan generasi muda, komitmen Polres Langkat dalam memberantas sindikat narkoba skala besar dinilai hanya sebatas retorika. Peredaran barang haram yang ditengarai dikendalikan oleh jejaring papan atas berinisial EB—yang disebut-sebut merupakan ketua ormas—bersama rekannya RG, justru terus melenggang bebas tanpa tersentuh hukum.
Penelusuran investigatif serta laporan langsung dari masyarakat mengungkapkan bahwa sindikat ini tidak hanya beroperasi secara masif, tetapi juga terang-terangan mendirikan titik-titik transaksi hingga ke tingkat basis kecamatan. Publik kini mempertanyakan efektivitas fungsi intelijen serta integritas Polres Langkat, yang terkesan menutup mata terhadap fakta lapangan mengenai keberadaan lapak-lapak transaksi haram tersebut.
Di Kecamatan Wampu, yang kini menjadi episentrum paling rawan, aktivitas jual-beli narkotika berjalan seolah tanpa hambatan hukum. Sejumlah nama yang kerap mencuat di lapangan sebagai motor penggerak bisnis mematikan ini, antara lain Budi Black, Wawong, Ibob, Lutfi, Ditra, Iyan, hingga Dedi, dilaporkan masih leluasa menjalankan roda bisnis terlarang tanpa ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Hingga saat ini, meski sorotan tajam dan pemberitaan media terus dilayangkan, Polres Langkat sama sekali belum menunjukkan bukti nyata berupa penangkapan terhadap gembong atau otak utama di balik sindikat narkoba ini. Operasi penindakan yang selama ini dilakukan dinilai tebang pilih dan hanya menyasar barak-barak kecil serta pengedar tingkat rendahan, sementara para masterminds di balik layar tetap aman menikmati hasil kejahatan mereka.
Masyarakat Langkat kini menanti langkah nyata Mabes Polri untuk turun tangan langsung mengevaluasi kepemimpinan di Polres Langkat, demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang bersih dari segala bentuk pembiaran.
Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K..saat di komfirmasi terkait maraknya peredaran narkoba di wilayahnya kepada wartawan mengatakan, Makasih kita cek ya segera, jawabnya singkat.(Red)

Posting Komentar